

KOMHUMAS-Dalam rangka merayakan puncak milad ke-50, Program Studi Perencanaan Wilayah & Kota Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Prodi PWK FT Unisba) menggelar seminar nasional dengan tema “Planning and Leadership for Human Being: Towards Indonesia Emas 2045” yang dilaksanakan secara hybrid yakni luring di Aula Unisba dan daring melalui Zoom, pada Selasa (6/2/2024).
Dekan FT Unisba, Dr. Ir. Mohammad Satori, M.T., IPU., mengatakan, seminar ini merupakan hal strategis dan terpenting sebagai eksistensi Prodi PWK FT Unisba menginjak usia 50 tahun.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat penting untuk situasi pemilu saat ini dalam pencarian sosok pemimpin bangsa yang tidak lepas dari kepemimpinan dan planner.
“Oleh karena itu maka di kampus biru ini (Unisba) semoga akan menghasilkan para planner yang tidak saja menjadi perencana yang ulung dan baik tapi juga sebagai leader. Hal ini juga dibuktikan dengan alumni PWK Unisba yang sudah banyak menjadi leader baik di tingkat kota/kabupaten bahkan ditingkat pusat,” ujarnya.
Dekan berharap seminar ini akan menghasilkan gagasan dan pemikiran yang akan dituangkan nantinya dalam praktek guna mewujudkan pemimpin, serta dapat memberikan manfaat.
Kaprodi PWK FT Unisba, Dr. Hani Burhanudin, ST., MT., menuturkan, melalui seminar ini Prodi PWK FT Unisba mencoba membuka diri dari para penulis melalui gagasan dan ide sehingga tujuan menuju Indonesia emas 2045 di bidang perencanaan bisa terkuak.
“Diharapkan tata kelolanya berkesinambungan dan berkelanjutan. Perencanaan ini harus mampu menciptakan lingkungan yang inklusif, berkelanjutan dan juga manusia sesuai dengan karakter di wilayah perencananya nanti,” ungkapnya.
Menurutnya, seminar ini merupakan wujud komitmen dan dedikasi Prodi PWK FT Unisba dalam melanjutkan dunia PWK dengan merangkul nilai-nilai islam dan lokal.
”Berharap kegiatan bisa menjadi sebuah wahana bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk bisa bersama-sama meneruskan solusi terbaik dari tata kelola atau pengetahuan yang berkesinambungan,” katanya.
Harapannya, acara ini bisa menjadi kolaborasi yang bergerak dari berbagai pengetahuan dan bisa menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan Unisba dan membawa kemajuan khususnya PWK di Indonesia.
”Semoga acara ini bisa memberikan inspirasi baru, wawasan yg sangat mendalam dan semangat di dalam menjalanakan peran sebagai PWK yang memiliki visi mencapai Indonesia emas tahun 2045,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dr. Yulia Asyiawati, ST., M.Si., mengatakan bahwa tema seminar ini diangkat karena leadership perencanaan dan planning merupakan salah satu yang menjadi dasar dari melaksanakan perencaaan Pembangunan. “Jadi kepemimpinan dari seseorang baik kepala di daerah dan nasional itu menjadi keberhasilan dari pada suatu pembangunan daerah,” katanya.
Dr. Yulia menyebutkan, peserta seminar yang merupakan akademisi, praktisi perencana (Konsultan/ASN), mahasiswa dan umum ini berasal dari seluruh Indonesia terdiri dari 115 pemakalah secara luring dan 50 pemakalah secara daring.
Harapannya, dari yang telah didiskusikan pada seminar dan temuan saat ini bisa menjadi masukan untuk arahan kebijakan di dalam pengembangan wilayah desa, kota, maupun wilayah secara keseluruhan.
Kegiatan ini dilakukan dalam dua sesi, yaitu sesi seminar terpusat (plenary session) dan sesi presentasi oral (parallel session).
Hadir sebagai Keynotes Speaker pada seminar ini yakni Direktur Pendidikan Tinggi dan Iptek, Kementerian PPN/Bappenas, Andri N.R. Mardiah, S.T., M.Bus, Ph.D., yang membawakan materi ‘Tantangan Implementasi Rencana Pembangunan Nasional –Menuju Indonesia Emas di Era VUCA’. Disamping itu seminar ini juga menghadiri tiga orang pemateri antara lain Sekertaris Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, Rachmatia Handayani, S.T., M.T., yang membawakan materi ‘Transformasi Pembangunan Desa Menuju Indonesia Emas 2045’; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bintan, Wan Affandi, ST., MM., yang membawakan materi ‘Transformasi Kabupaten Bintan Dalam Kolaborasi Pembangunan Wilayah’; dan Guru Besar PWK Unisba, Prof. Dr. Ir. Ina Helena Agustina, M.T., yang membawakan materi ‘Pergeseran Peradaban Dan Perencanaan Ruang: Transformasi Dan Adaptasi Perencanaan Ruang Lokal (Desa) Menjadi Suatu Keharusan’.
Selanjutnya di sesi paralel, para peserta melakukan sesi presentasi oral yang terbagi atas delapan topik yaitu Inovasi Pembangunan Pariwisata Halal; Perencanaan Tata Ruang dalam Perspektif Islam; Inovasi Penganggaran Kreatif dalam Perencanaan Pembangunan; Smart Planning; Power, Politic and Planning; Penataan Kawasan Peri-Urban yang Berkelanjutan; Perencanaan Berbasis Kearifan Lokal; dan Village Planning for SDGs.***